Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dari pantauan MuriaNewsCom, ratusan siswa berkumpul di aulan SMP. Mereka terbagi menjadi berebapa kelompok. Setiap kelompok ada empat sampai enam siswa. Setiap kelompok itu, kemudian mempermainkan berbagai jens permainan yang bertemakan anti korupsi. Mulai dari permainan ular tangga, dart antikorupsi, hingga marbel question.

Monica Ignacia Liaotando siswa kelas 7 SMP Kanisius Kudus mengatakan, dari kelompoknya memainkan permainan dart anti korupsi. Dimana pada dart tersebut terpapang para koruptor. Mulai dari Setya Novanto,Anas Urbaningrum, Brigjen TNI Teddy Hernayadi, Zumi Zola, hingga Angeila Sondah.

“Cara mainnya itu, kami ambil senjata yang dibuat dari bolpen, kemudian busurnya menggunakan masing tinta bolpen. Dari itu, kemudian diarahkan kepada para koruptor yang ada di depannya,” jelasnya.

[caption id="attachment_153371" align="alignnone" width="665"] Para pelajar SMP Kanisius Kudus saat mengikuti perlombaan dalam rangka memperingari hari anti korupsi di Aula SMP Kanisius Kudus, Sabtu (8/12/2018). (MuriaNewsCom/Dian Utoro Aji)[/caption]

Senada juga dikatakan Mikael Aletco Wicaksono kelas 7 mengatakan, kelompoknya memainkan permainan marbel question. Permainan itu, dimainkan dengan cara seperti bermain kelereng.

“Apabila masuk dikolom di beberapa warna itu nantinya diberi pertanyaan. Lalu, kalau bisa menjawab pertanyaan mendapatkan permen dari kotak anti korupsi,” papar dia.Sementara itu, Heri Kristanto Wakil Kepala SMP Kanisius Kudus menyampaikan perlombaan tersebut dalam ranka hari peringatan anti korupsi sedunia. Ada sebanyal 51 berbagai jenis permainan yang bertemakan anti korupsi.“Untuk pesertanya mereka siswa-siswi SMP Kanisius ada sebanyak 240 siswa,” ujarnya.Dengan perlombaan anti korupsi itu, ia berharap pertama generasi muda dapat mengenal anti korupsi. Kemudian kedua, sebagai generasi muda kedepannya dapat menerapkan nilai-nilai anti korupsi ketika dewasa nantinya.“Terpenting nilai-nilai anti korupsi dikenal oleh para generasi muda ini. Dengan begitu, ketika dewasa mereka tetap menjaga nilai-nilai anti korupsi yang sudah ditanamkan sejak dini,” pungkasnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler