Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Setelah banjir surut, diketahui ada banyak titik tanggul Sungai Jajar yang jebol. Warga berharap, tanggul jebol itu segera ditangani sehingga tidak menimbulkan banjir lagi ketika hujan deras mengguyur.

Kepala BPBD Grobogan Endang Sulistyoningsih mengatakan, ruas tanggul Sungai Jajar yang jebol ada sekitar tujuh titik dengan kedalaman sekitar dua meter dan panjang sekitar lima meter. Lokasinya ada di Desa Mojoagung, Kecamatan Karangrayung. Kemudian, ada satu titik tanggul jebol di Desa Kemloko, Kecamatan Godong dengan kedalaman enam meter dan panjang sekitar lima meter.

“Panjang tanggul yang jebol ini kalau ditotal bisa berkisar 50 meteran. Karena titik yang jebol cukup banyak,” katanya, Rabu (1/12/2020).

Menurut Endang, pihaknya sudah berkoordinasi dengan beberapa instansi terkait untuk penanganan tanggul jebol. Yakni, dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, dan PSDA Jateng. Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan DPUPR Grobogan.

“Kita sudah koordinasikan untuk penanganan tanggul jebol yang wilayahnya jadi kewenangan BBWS. Nanti, dari BPBD dan DPUPR siap mendukung penanganan tanggulnya. Secepatnya akan ditangani,” sambungnya.

Endang menambahkan, dampak banjir mengakibatkan sekitar 100 rumah di Desa Mojoagung kemasukan air dengan ketinggian sekitar 10-25 centimeter. Namun, beberapa jam kemudian, air yang masuk ke dalam rumah sudah surut dengan sendirinya.

Baca juga: Tanggul Sungai Jajar Jebol, Empat Desa di Kecamatan Karangrayung Grobogan KebanjiranSeperti diketahui musibah banjir melanda wilayah Kecamatan Karangrayung, Grobogan, Selasa (31/12/2019). Banjir terjadi akibat hujan yang sangat lebat sejak siang hingga sore.Akibat guyuran ini menyebabkan Sungai Jajar yang melintasi wilayah Karangrayung meluap airnya. Selain itu, banyakya volume air juga mengakibatkan tanggul sungai jebol.Camat Karangrayung Hardimin menjelaskan, dari pendataan sementara, dampak banjir melanda empat desa. Yakni, Desa Sumberejosari, Mojoagung, Putatnganten, dan Rawoh. Reporter: Dani AgusEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler