Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus- Akselerasi penanganan Covid-19 yang dilakukan Pemkab Kudus berbuah penghargaan. Bupati Kudus HM Hartopo menerima penghargaan terkait akselerasi penanganan pandemi Covid-19.

Dalam acara Indonesia Awards 2021, Bupati Kudus Hartopo mendapatkan penghargaan kategori Public Health Care, ‘Encouraging Public Participation to Accelarate Pandemic Recovery’. Penghargaan diserahkan dalam acara Indonesia Award 2021yang digelar di Jakarta Concert Hall, iNews Tower, Jakarta Pusat, Rabu (24/11/2021) malam.

Ada lima kepala daerah se-Indonesia yang menerima Penghargaan dengan kategori yang sama. Selain Bupati Kudus, penghargaan yang sama juga diserahkan kepada Gubernur Banten, Wali Kota Semarang, Wali Kota Makassar, dan Wali Kota Malang.

Dalam acara penyerahan penghargaan itu, hadir Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri BUMN Erick Thohir, Presiden Direktur MNC Group Hary Tanoesoedibjo, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono, dan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo.

BACA JUGA: Puskesmas Jati Kudus Gencarkan Vaksinasi Covid-19

Mengenai penghargaan yang diterimanya ini, Hartopo menyatakan semua didedikasikan untuk masyarakat Kabupaten Kudus. Dalam penanganan covid-19 masyarakat Kudus telah begitu solid menghadapinya bersama-sama.

Selain itu, pihaknya juga tidak lupa menyampaikan hal yang sama kepada seluruh jajaran Forkopimda Kudus, yang telah bersama-sama berkomitmen menghadapi tantangan covid-19. Forkopimda Kudus menurutnya telah berhasil membangun sebuah kebersamaan sebagai kunci keberhasilan penanganan covid-19 di Kudus.
“Ini semua untuk warga Kudus. Berkat kepatuhan mengikuti anjuran pemerintah dan saling bahu membahu melawan Covid-19, kita bisa hadapi masa susah,” katanya, Kamis (25//11/2021).“Saya ucapkan apresiasi setinggi-tingginya untuk rekan-rekan Forkopimda yang selalu membersamai ketika menangani Covid-19,” tambahnya lagi.Penghargaan yang diterima Bupati Kudus diberikan berdasarkan beberapa kriteria, dengan dua indikator yang dijadikan rujukan. Pertama, adalah mengenai penanganan kesehatan terkait covid-19. Sedangkan yang kedua adalah situasi dan kondisi terkait dampak covid-19 di sektor ekonomi.Kabupaten Kudus sendiri sempat mengalami masa-masa berat terkait serangan covid-19. Pasca libur Idul Fitri, ksus covid-19 di Jepara melonjak, dengan varian delta yang menjadi penyebab utama.Kejadian ini menempatkan Kudus menjadi Kabupaten di Jawa Tengah dengan kasus aktif tertinggi di Jawa Tengah. Saat itu kasusnya mencapai 2.094, dan membuat Kudus menjadi wilayah hitam penyebaran covid-19.Penulis: S Budi SantosoEditor: S Budi SantosoSumber: lingkarjateng

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler