31 Penyandang Tunanetra di Grobogan Dapat Tongkat Penuntun Adaptif
Murianews
Sabtu, 15 Januari 2022 04:48:29
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Grobogan – Para penyandang Tunanetra di Grobogan mendapatkan bantuan tongkat penuntun adaptif. Ada 31 orang disabilitas yang mendapatkannya oleh Dinas Sosial (Dinsos).
Tongkat bantuan itu memiliki sensor khusus untuk membantu aktivitas para penyandang tunanetra. Diharapkan para penyandang tunanetra ini dapat beraktivitas lebih baik lagi.
Kepala Dinsos Grobogan Edy Santoso mengungkapkan, sensor di tongkat tersebut bisa medeteksi apabila ada sesuatu yang membahayakan di depannya. Tongkat berbaterai yang bisa dicarger itu akan berbunyi apabila terdapat benda tertentu.
“Ada sensornya (akan aktif) bila di depannya ada halangan. Ada bunyi dan getaran di tongkatnya. Tongkat bisa dicas seperti HP (handphone),” kata Edy, Jumat (14/1/2021).
Baca juga: Dana Desa Grobogan Naik Rp 4 Miliar
Edy menerangkan, bantuan tersebut hadir kepada kaum tunanetra setelah diusulkan ke Kementrian Sosial (Kemensos) melaui UPT Balai Margo Laras. Yakni UPT milik Kemensos untuk wilayah Pati Raya, yaitu Pati, Rembang, Jepara, Kudus, Demak, dan Grobogan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Kepala Dinsos Grobogan Edy Santoso (kanan) memberikan tongkat penuntun adaptif kepada salah satu penyandang disabilitas di aula Dinsos. (Murianews/Istimewa).[/caption]
MURIANEWS, Grobogan – Para penyandang Tunanetra di Grobogan mendapatkan bantuan tongkat penuntun adaptif. Ada 31 orang disabilitas yang mendapatkannya oleh Dinas Sosial (Dinsos).
Tongkat bantuan itu memiliki sensor khusus untuk membantu aktivitas para penyandang tunanetra. Diharapkan para penyandang tunanetra ini dapat beraktivitas lebih baik lagi.
Kepala Dinsos Grobogan Edy Santoso mengungkapkan, sensor di tongkat tersebut bisa medeteksi apabila ada sesuatu yang membahayakan di depannya. Tongkat berbaterai yang bisa dicarger itu akan berbunyi apabila terdapat benda tertentu.
“Ada sensornya (akan aktif) bila di depannya ada halangan. Ada bunyi dan getaran di tongkatnya. Tongkat bisa dicas seperti HP (handphone),” kata Edy, Jumat (14/1/2021).
Baca juga: