Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan – Para penyandang Tunanetra di Grobogan mendapatkan bantuan tongkat penuntun adaptif. Ada 31 orang disabilitas yang mendapatkannya oleh Dinas Sosial (Dinsos).

Tongkat bantuan itu memiliki sensor khusus untuk membantu aktivitas para penyandang tunanetra. Diharapkan para penyandang tunanetra ini dapat beraktivitas lebih baik lagi.

Kepala Dinsos Grobogan Edy Santoso mengungkapkan, sensor di tongkat tersebut bisa medeteksi apabila ada sesuatu yang membahayakan di depannya. Tongkat berbaterai yang bisa dicarger itu akan berbunyi apabila terdapat benda tertentu.

“Ada sensornya (akan aktif) bila di depannya ada halangan. Ada bunyi dan getaran di tongkatnya. Tongkat bisa dicas seperti HP (handphone),” kata Edy, Jumat (14/1/2021).

Baca juga: Dana Desa Grobogan Naik Rp 4 Miliar

Edy menerangkan, bantuan tersebut hadir kepada kaum tunanetra setelah diusulkan ke Kementrian Sosial (Kemensos) melaui UPT Balai Margo Laras. Yakni UPT milik Kemensos untuk wilayah Pati Raya, yaitu Pati, Rembang, Jepara, Kudus, Demak, dan Grobogan.

“Tongkat ini baru diluncurkan tahun lalu. Kami langsung mengusulkan ke Kemensos untuk tahun anggaran 2021 dan disetujui,” tambah Edy.Menurut Edy, Kabupaten Grobogan, menjadi salah satu daerah yang paling banyak menerima bantuan dari Kemensos.Sebelumnya, tongkat penuntun adaptif juga telah diberikan Kemensos melaui Balai Margo Laras kepada sejumlah tuna netra di Grobogan. Namun, jumlahnya tak sebanyak saat ini.“Di November dan Desember (2021, red) kemarin juga banyak bantuan yang disalurkan. Ada untuk anak yatim juga, semua melalui Dinsos. Tapi dari Kemensos tetap ada perwakilan yang ke sini menyerahkan,” kata Edy. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler