Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Oknum polisi di Kabupaten Kudus diduga terlibat perselisihan dengan sejumlah sopir truk saat mengamankan demo menuntut revisi Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 terkait penindakan over dimention over load (ODOL).

Kejadian tersebut, tepatnya terjadi Jalan HM Subchkan dekat Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus, Kamis (17/2/2022) siang.

Insiden tersebut terekam dalam sebuah video yang menunjukkan dua orang berseragam polisi lalu lintas di mana salah satunya melemparkan helm ke arah sopir truk.

Video tersebut, kemudian berlanjut dengan adu mulut antara pengendara yang diduga merekam peristiwa tersebut dengan seseorang yang tidak diketahui identitasnya.

Heh kowe lapo ngerekam-ngerekam kowe (Kamu kenapa merekam,red), maksude pie pak (Maksudnya bagaimana pak, red),” suara dalam percakapan tersebut.

Usai percakapan, video tersebut kemudian berhenti.

Baca: Kasus Oknum Polisi di Kudus Lempar Helm ke Sopir Berakhir Damai
Baca: Kasus Oknum Polisi di Kudus Lempar Helm ke Sopir Berakhir DamaiKasatlantas polres Kudus AKP Galuh Pandu Pandega membenarkan insiden tersebut. Dia mengatakan, penyebab perselisihan tersebut adalah karena adanya kesalahan komunikasi antara sopir dan anggotanya.“Hingga berujung perbuatan tersebut,” ujarnya via sambungan telepon Kamis sore.Baca: Puluhan Truk di Kudus Konvoi dan Geruduk Dishub, Ada Apa?Pandu menambahkan, baik anggotanya maupun sopir truk yang terlibat perselisihan pun kini telah dilakukan mediasi. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler