Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Kudus mencatat ada 365 hewan ternak sapi dan kerbau yang terindikasi atau suspek Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Dari jumlah tersebut, 12 di antaranya, sudah dilakukan tes dan diketahui positif PMK.
Sementara sisanya, tidak dilakukan pengambilan sampel dan pengetesan. Namun, tetap diobati laiknya hewan ternak yang terpapar virus PMK.
Baca: Infeksi Meluas, Kudus Bentuk Satgas PMK
”Data tersebut adalah per tanggal 2 Juni kemarin, hari ini dimungkinkan ada penambahan kembali untuk suspeknya,” kata Kepala Bidang Peternakan Dispertan Kabupaten Kudus Agus Setiawan, Jumat (3/6/2022).
Walau begitu, jumlah hewan ternak yang sembuh usai dilakukan perawatan juga terus bertambah. Sehingga kini, jumlahnya tersisa hanya sekitar 90-an ekor. Di mana sebelumnya, ada sebanyak 176 hewan ternak yang dirawat karena bergejala klinis.
”Kabar baiknya adalah perawatan yang kami lakukan pada ternak-ternak bergejala menunjukkan hasil yang baik. Sebagian besar dari mereka sembuh bahkan termasuk 12 ternak yang terkonfirmasi PMK, mereka sembuh walau ada satu yang mati,” rincinya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Dokter hewan Dispertan Kudus saat mengecek kesehatan sapi di salah satu kandang di Desa Besito Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Kudus mencatat ada 365 hewan ternak sapi dan kerbau yang terindikasi atau suspek Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Dari jumlah tersebut, 12 di antaranya, sudah dilakukan tes dan diketahui positif PMK.
Sementara sisanya, tidak dilakukan pengambilan sampel dan pengetesan. Namun, tetap diobati laiknya hewan ternak yang terpapar virus PMK.
Baca: