Bule Australia Kepincut Kembangkan Kacang Hijau di Grobogan, Ini Harapan Bappenas
Murianews
Selasa, 6 September 2022 21:06:11
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Grobogan – Kemitraan Australia-Indonesia untuk Mempromosikan Pendapatan Pedesaan melalui Dukungan Pasar Pertanian atau Promoting Rural Incomes through Support for Markets in Agriculture (PRISMA) tertarik mengembangkan kacang hijau di Grobogan.
Mereka pun mengunjungi dan kerja sama dengan CV Semi, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan. Kunjungan itu dilakukan bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dan Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia.
Menanggapi itu, Direktur Pangan dan Pertanian Bapenas Anang Noegroho Setyo Moeljono menyambut baik kerja sama itu. Ia berharap, kerja sama dapat terus ditingkatkan, terutama di Jawa Tengah.
Ke depan, dia pun berharap tidak hanya kacang hijau yang menjadi obyek dari program tersebut. Namun, juga pada komoditas lain seperti jagung.
”Ini akan memperkuat ketahanan pangan. Kami punya kemampuan sendiri mengembangkan komoditas yang ada. Saya juga lihat semangat wirausaha dari teman-teman di sini, dan akan terus kami dorong,” ungkapnya.
Baca: Bule Australia Kepincut Kembangkan Kacang Hijau di Grobogan
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




CEO Prisma, Nina FitzSimons bersama jajaran Bappenas dan DFAT dalam kunjungan ke CV Semi di Kelurahan Kuripan, Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (6/9/2022). (Murianews/Saiful Anwar)[/caption]
MURIANEWS, Grobogan – Kemitraan Australia-Indonesia untuk Mempromosikan Pendapatan Pedesaan melalui Dukungan Pasar Pertanian atau Promoting Rural Incomes through Support for Markets in Agriculture (PRISMA) tertarik mengembangkan kacang hijau di Grobogan.
Mereka pun mengunjungi dan kerja sama dengan CV Semi, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan. Kunjungan itu dilakukan bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dan Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia.
Menanggapi itu, Direktur Pangan dan Pertanian Bapenas Anang Noegroho Setyo Moeljono menyambut baik kerja sama itu. Ia berharap, kerja sama dapat terus ditingkatkan, terutama di Jawa Tengah.
Ke depan, dia pun berharap tidak hanya kacang hijau yang menjadi obyek dari program tersebut. Namun, juga pada komoditas lain seperti jagung.
”Ini akan memperkuat ketahanan pangan. Kami punya kemampuan sendiri mengembangkan komoditas yang ada. Saya juga lihat semangat wirausaha dari teman-teman di sini, dan akan terus kami dorong,” ungkapnya.
Baca: