Untungnya Menggiurkan, Jasa Penukaran Uang Baru di Jepara Menjamur
Murianews
Sabtu, 18 Juni 2016 12:45:51
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Banyaknya penyedia jasa tersebut, dikarenakan untung yang mereka dapat saat tahun sebelumnya besar. Sehingga, mereka beranggapan penyediaan jasa penukaran uang cukup menjanjikan secara ekonomis.
Hal itu seperti yang dikatakan oleh Gunawan, warga asli Semarang yang mengadu nasib di Kota Ukir dengan menyediakan jasa penukaran uang. Menurut Gunawan, tahun 2015 lalu dia mengaku mendapatkan keuntungan mencapai Rp 4 juta sejak awal Ramadan hingga mendekati lebaran.
“Saya ambil untungnya sepuluh persen dari setiap penukaran uangnya. Misalnya kalau ada yang menukarkan uang Rp 200 ribu, maka saya dapat untungnya Rp 20 ribu karena konsumen bayarnya Rp 220 ribu,” ujar Gunawan kepada MuriaNewsCom, Sabtu (18/6/2016).
Menurutnya, dirinya menyediakan penukaran uang pecahan mulai Rp 2 ribu hingga Rp 20 ribu. Selama ini, dia mengaku pecahan yang paling diminati masyarakat Jepara adalah pecahan Rp 2.000 dan Rp 5.000. “Hampir setiap tahun, saya beralih profesi dari serabutan menjadi penyedia jasa penukaran uang ketika memasuki bulan Ramadan,” terangnya.
Menurutnya, dirinya menyediakan penukaran uang pecahan mulai Rp 2 ribu hingga Rp 20 ribu. Selama ini, dia mengaku pecahan yang paling diminati masyarakat Jepara adalah pecahan Rp 2.000 dan Rp 5.000. “Hampir setiap tahun, saya beralih profesi dari serabutan menjadi penyedia jasa penukaran uang ketika memasuki bulan Ramadan,” terangnya.
Dia menambahkan, untuk menyakinkan kalau uangnya asli, dia minta kepada konsumen untuk memeriksa dulu. Selain itu, konsumen dipersilakan menghitung jumlahnya terlebih dulu sebelum meninggalkan tempat.
Editor : Kholistiono



