Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Mereka telah dijanjikan dibuatkan saluran baru dan didata bahkan telah membayar biaya adminstrasi sebesar Rp 440 ribu namun hingga kini belum direalisasikan.

Salah seorang warga yang seharusnya menerima hibah, Sukinah (56), mengatakan, dirinya telah didata oleh petugas PDAM untuk mendapatkan hibah pemasangan saluran baru air PDAM sejak awal Februari 2016 lalu.

Bahkan, dia mengaku telah melunasi biaya yang dibebankan sebesar Rp 440 ribu pada Maret 2016. Namun, hingga kini bentuk hibah tersebut belum direalisasikan.

“Sudah bayar Rp 440 ribu ke petugas di kantor PDAM. Tetapi sampai sekarang belum ada,” ujar Sukinah, warga RT 14 RW 02 Desa Kecapi, Tahunan, Jepara, Selasa (12/7/2016).

Menurutnya, pendataan dilakukan petugas PDAM langsung. Petugas mendatangi rumah warga. Selain ditanya masalah ekonomi, kondisi rumah calon penerima hibah juga didokumentasikan. Ketika itu, kata dia, warga calon penerima hibah diminta untuk iuran, tetapi hingga kini belum ada kejelasan.

Warga calon penerima hibah lain, Muswati (47) menambahkan, hingga kini belum ada tanda-tanda saluran baru PDAM akan dipasang di masing-masing rumah penerima hibah.Sukinah dan Muswati berharap, saluran air PDAM dapat segera dipasang. Pasalnya, hingga kini untuk memenuhi kebutuhan air bersih setiap hari terpaksa meminta air dari sumur tetangga."Kalau musim hujan tidak apa-apa, tapi kalau pas musim kemarau kan ya, juga enggak enak minta tetangga terus-terusan," ucap Muswati.Editor : Akrom Hazami  

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler