Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sebab, usaha ini mendapatkan untung besar dalam beberapa waktu terakhir. Utamanya, ketika momen Ramadan hingga Lebaran tahun ini. Diketahui, penjualan ukiran kaligrafi meningkat drastis dibanding hari-hari biasa.

Hal itu seperti yang dirasakan pengusaha ukiran kaligrafi di Sentra Patung dan Ukir Mulyoharjo, Kecamatan Jepara Kota, Wiwin Nurahmad Yasin. Dia mengaku momen Lebaran menjadi berkah tersendiri bagi pengusaha ukiran kaligrafi.

Momen besar umat Islam itu memberikan napas baru bagi kehidupan usaha itu. Bisnis ukiran kaligrafi laris di pasaran. “Dibandingkan dengan hari biasa, saat momentum hari besar Islam, seperti Ramadan dan Lebaran ini, omzet penjualan naik hingga sekitar 50 persen,” kata Wiwin Nurahmad, Kamis (14/7/2016).

Dirinya yang menggeluti usaha sejak 16 tahun silam itu membanderol hasil ukiran kaligrafinya mulai harga ratusan ribu hingga puluhan juta. Murah atau mahalnya bergantung pada bentuk, jenis bahan baku, dan sentuhan akhir (finishing). Semakin besar ukuran kaligrafi dan semakin banyak ukiran,  maka harganya lebih mahal.

“Dalam ilmu ukir dasar, di Jepara mengenal dua jenis model kalagrafi, yaitu lemahan dan bobokan. Kalau bobokan lebih mahal,” katanya sambil menunjukan kaligrafi berbentuk penyekat ruangan yang dibanderol Rp 25 juta yang dibuat dengan model bobokan.Nurahmad yang menolak menyebutkan omzet normal dan selama Ramadan hingga Lebaran tak menampik jika bisnis yang digelutinya merupakan spesialis saat momen besar umat Islam itu. “Kenyataannya memang meningkat pesat. Pesanan masih ada selama bukan Syawal ini,” imbuhnya.Editor : Akrom Hazami  

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler