Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Bagian Humas Setda Kudus Putut Winarno mengatakan, kehadiran warga adalah penting, karena mereka inilah yang diharapkan bisa memahami aturan penggunaan dana cukai.

”Makanya, kita berharap warga bisa hadir sebanyak-banyaknya saat kita gelar kegiatan ini. Sehingga nantinya, warga bisa melihat langsung bagaimana aturan cukai itu dijalankan dengan baik oleh Pemkab Kudus,” jelasnya.

Sosialisasi soal film itu sendiri, dilaksanakan di Desa Jojo, Kecamatan Mejobo, Kudus. Bertempat di lapangan voli Desa Jojo, warga sangat antusias untuk mendatangi acara tersebut.

Dalam film tersebut, diperlihatkan darimana dana cukai itu berasal, kemudian digunakan untuk apa saja. Dengan menggunakan bahasa kudusan yang bisa dipahami warga, sosialisasi tersebut cukup mengena.

Selain film sendiri, acara itu juga dimeriahkan dengan kehadiran grup band, yang memang hadir untuk menghibur warga. Sehingga suasana menjadi lebih segar dan menarik, selama acara berlangsung.

”Warga Jojo kita harapkan juga bisa melihat langsung bahwa dana cukai itu sangat berguna bagi mereka. Ada banyak kegiatan bermanfaat bagi mereka, yang dilakukan dengan menggunakan dana cukai. Misalnya pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan di Balai Latihan Kerja. Semua bisa diikuti warga,” paparnya.

Kegiatan yang digelar ini, dengan berlandaskan Peratuan Menteri Keuangan Nomor 84/PMK 07/2008 tentang Penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Sanksi atas Penyalahgunaan Alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Peraturan Bupati Kudus Nomor 32 Tahun 2013 tentang Pedoman Pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau di Kabupaten Kudus.

Winarno mengatakan, pemutaran di Desa Jojo ini, adalah bagian dari desa-desa yang didatangi, khusus untuk kegiatan pemutaran film sosialisasi tersebut. ”Beberapa waktu lalu, kami sudah selenggarakan kegiatan ini di beberapa desa. Termasuk juga di Desa Jojo ini. Nantinya juga akan ada di desa-desa yang sudah kita tentukan jadwalnya,” terangnya.

Output atau keluaran dari sosialisasi yang dilakukan itu, menurut Winarno, adalah bagaimana menyejahterakan warga Kudus itu sendiri. Karena penggunaan dana cukai itu memang dipergunakan untuk kesejahteraan masyarakat secara langsung.

”Roadshow ke desa-desa ini, menurut Winarno, merupakan cara yang efektif. Warga sendiri akan paham soal dana cukai. Kalau sudah paham, mereka bisa merasakan manfaatnya. Sehingga, kesejahteraan akan timbul dari itu,” katanya.untuk menyosialisasikan aturan penggunaan dana cukai yang diterima Kabupaten Kudus. ”Dana cukai itu digunakan untuk apa, bagaimana bentuk kegiatannya, dan hasilnya bagaimana, harus diketahui masyarakat. Sehingga salah satu bentuk transparansi yang ada, adalah dengan sosialisasi melalui film ini,” paparnya.Setelah Desa Jojo, kegiatan serupa juga akan digelar di Desa Kedungsari (Gebog) pada 19 Juli 2016, Desa Gribig (Kaliwungu) pada 23 Juli 2016, dan Desa Besito (Gebog) pada 27 Juli 2016. Kemudian Desa Kirig (Mejobo) pada 30 Juli 2016, Desa Pladen (Jekulo) pada 6 Agustus 2016, dan Desa Honggosoco (Jekulo) yang belum ditentukan tanggalnya.”Kita juga rencananya akan menyambangi empat desa lainnya. Namun menyesuaikan tanggal yang ada terlebih dahulu. Karena kita ingin kegiatan ini benar-benar bisa memberi manfaat kepada warga yang ada di Kudus,” imbuh Winarno. (HMS/SOS/CUK)Editor: Merie     

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler