Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Rencananya, usai bangunan pasar dibongkar akan diganti dengan bangunan baru. Pembangunan pasar milik Pemkab Jepara itu sendiri merupakan proyek dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disindag) Jepara. Untuk teknis pengerjaannya, diserahkan ke Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Kebersihan (Ciptaruk) Jepara. Selanjutnya, pengelolaan akan dilakukan oleh Dinas Koperasi, UMKM dan Pengelolaan Pasar Jepara.

Kepala Bidang Cipta Karya pada Dinas Ciptaruk Jepara, Ari Bachtiar menjelaskan, pembongkaran memang sudah dilakukan sejak awal pekan kemarin. Jika tidak ada kendala teknis, proses pembangunan sudah bisa dimulai pekan ini.

“Kami dimintai bantuan untuk teknis pembangunan pasar. Mengenai detail penganggaran yang paham Disperindag,” katanya.

Kepala Disindag Jepara Yoso Suwarno enggan berkomentar banyak. Ia hanya membenarkan bahwa proyek pembangunan pasar memang dari pihaknya. Tanpa menyebut jumlah anggaran, pihaknya mengaku menyerahkan semua proses tehnis pembangunan kepada instansi terkait yakni Dinas Ciptaruk.

“Detail pelaksanaan, bisa ditanyakan ke Ciptaruk. Sedangkan untuk penganggaran memang dari kami,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu pedagang Pasar Pengkol, Sutiah (64) menjelaskan, pembongkaran pasar tersebut dilakukan secara bertahap. Mulai dari area depan yang berupa bangunan semi permanen dan sejumlah lapak, hingga di area belakang yang merupakan los.“Sebagian aktifitas jual beli di los dan kios yang belum dibongkar masih berjalan. Tapi yang bangunannya sudah dibongkar ya pindah ke lahan yang kosong,” terangnya.Ia menambahkan, untuk lapak pedagang, pedagang melakukan pembongkaran dan pemindahan barang sendiri. Untuk sementara, ia dan pedagang lainnya akan berjualan di salah satu tanah lapang di Kelurahan Pengkol, hingga pembangunan selesai dilakukan.Editor : Akrom Hazami  

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler