Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Meski jaraknya cukup jauh dari daratan Jepara, namun berdasarkan informasi yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara, gempa juga dirasakan sebagian warga Kecamatan Keling Jepara.

"Pusat gempa sangat jauh dari Jepara. Lokasinya ada di timur laut Pati dan dekat dengan perairan Kalimantan. Tetapi sebagian warga di wilayah Keling juga merasakan ada getaran sekitar 2-3 detik," ujar Kepala BPBD Jepara Lulus Suprayitno kepada MuriaNewsCom, Selasa (19/7/2016).

Menurutnya, gempa yang terjadi tidak membahayakan warga, termasuk nelayan. Pasalnya, saat gempa terjadi di laut, kondisi gelombang juga masih normal.

"Gelombang air laut normal, sekitar satu meter. Jadi tidak membahayakan. Untuk itu, warga tidak perlu cemas dan kuatir terhadap gempa itu," katanya.Seperti diberitakan,  Kepala Bidang Mitigasi Gempa bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, hingga saat ini belum ada laporan mengenai dampak gempa bumi. Namun demikian gempa bumi ini sangat menarik, karena di lokasi pusat gempabumi ini, pada 23 Oktober 2015 pernah diguncang gempabumi tektonik berkekuatan 5,0 SR.Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler