Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kronologi peristiwa bermula dari sekitar pukul 04.30 WIB, Sri Ningsih hendak mandi namun mesin air yang terpasang di dalam sumur mati, sehingga dia melihat sambil mengocak-ocak mesin air dari samping atas bibir sumur. Saat mencoba memperbaiki mesin dengan cara dikocak-kocak kemudian Sri Ningsih ditegur tetangganya yakni Tinah (48) untuk mengambil air di dalam rumahnya saja.

Selanjutnya Sri Ningsih bersedia mengambil air satu ember di sumur milik Tinah. Setelah mengambil air, kemudian Sri kembali mengocak ocak mesin air dan membuka tutup sumurnya dan terpeleset sehingga masuk ke dalam sumur.

Mengetahui Sri tercebur, Tinah berteriak minta tolong dan didengar oleh korban yakni Budiyono. Kemudian ia mencoba menyelamatkan Sri dari dalam sumur.

"Budiyono berhasil mengangkat Sri dari dalam sumur. Namun Budiyono terjatuh dan tenggelam dalam sumur saat dalam proses pengangkatan tubuh Sri dari dalam sumur," ujar Kepala Pelaksana BPBD Jepara Lulus Suprayitno melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik Pujo Prasetyo kepada MuriaNewsCom, Kamis (28/7/2016).

Mengetahui peristiwa itu, tetanga korban kemudian meminta tolong pada warga. Saat warga mengetahui itu, kemudian melakukan evakuasi korban.
Korban yang pertama kali berhasil dievakuasi adalah Sri Ningsih karena posisinya diatas. Setelah dievakuasi, Sri dibawa ke Puskesmas setempat sekitar pukul 05.30 WIB oleh para warga."Sedangkan korban Budiyono yang posisinya di dalam sumur berada di bawah, dievakuasi setelah korban Sri Ningsih. Selanjutnya Budiyono dibawa ke RSI Kudus, namun saat dalam perjalanan, Budiyono meninggal dunia," terang Kepala Pelaksana BPBD Jepara melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Pujo Prasetyo kepada MuriaNewsCom.Diameter sumur yang menjadi saksi bisu sekitar satu meter. Kedalaman sumur 20 meter, serta kedalaman air dalam sumur sekitar 5 meter.Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler