Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ketua Payuban Biyung Pralodo Jepara Suyanti mengatakan, perkembangan batik di Jepara terus membaik. Di Paguyuban Biyung Pralodo yang ia ketuai, saat ini memiliki 15 anggota. “Kesemuanya aktif memroduksi batik Jepara,” katanya kepada MuriaNewsCom, Sabtu (20/8/2016).

Indikasi lain yang membuatnya yakin soal berkembangnya batik Jepara yakni dengan kian banyaknya usaha rumahan yang memroduksi.

Terlebih, hidupnya batik Jepara tak lepas dari peran Pemkab Jepara yang menjadikan batik Jepara sebagai salah satu seragam dinas PNS.

Lebih lanjut ia mengaku banyak menerima pelajar bahkan guru yang ingin belajar membatik dan secara khusus mempelajari batik Jepara. Tak hanya itu, dalam catatannya, tidak sedikit sekolah yang mengisi muatan lokal mereka dengan materi membatik.
“Tentu saja ini menjadi hal yang positif bagi keberlanjutan batik Jepara. Generasi muda itu yang nanti akan meneruskannya,” ungkapnya.Ia berharap besar terhadap para guru yang belajar membatik dengan motif khas Jepara. Sebab guru tersebut selanjutnya akan mengajarkannya kepada anak didiknya. Dengan demikian, regenerasi batik Jepara tidak akan putus.Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler