Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pimpinan Umum LPM Fokus periode 2015-2016, Ishomudin mengatakan, kajian tentang Islam di Jepara tersebut sudah dimulai dua tahun lalu. Dirinya bersama tim LPM Fokus memantabkan kajian tersebut dalam bentuk karya jurnalistik berupa majalah.

“Majalah ini merupakan hasil pembelajaran baik bersumber dari buku-buku maupun wawancara ke sejumlah ahli dan tokoh di Jepara. Alhamdulillah majalah ini dapat diterbitkan,” ujar Ishomuddin.

Menurutnya, melalui majalah tersebut diharapkan materi yang berkaitan dengan ke-Islaman di Jepara dapat dibaca dan diakses oleh publik, khususnya mahasiswa, dosen maupun masyarakat umum.

“Kajian mengenai Islam di Jepara ini sangat penting, terutama bagi mahasiswa fakultas dakwah dan komunikasi. Sebab, selama ini masih sangat minim literatur yang membahas mengenai sejarah Islam di Jepara secara khusus,” terangnya.
Sementara itu, Kaprodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakutas Dakwah dan Komunikasi, Abdul Wahab Salim mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi hasil kreatifitas para mahasiswa tersebut. Menurutnya, kemampuan tulis menulis sangat penting bagi mahasiswa, lebih-lebih mahasiswa fakultas dakwah dan komunikasi.“Kalau saya sendiri menulis terinspirasi dari tokoh Filsafat Arkoun. Menulislah lalu baca dan perbaiki tulisan itu. Itu sangat sangat penting karena menulis membutuhkan pembiasaan,” katanya.Majalah tersebut diterbitkan sekaligus dibedah bersama dan menghadirkan salah satu alumni LPM Fokus, Wahyu Khoiruzzaman sebagai narasumber. Selain agenda tersebut juga dilanjutkan reorganisasi LPM Fokus serta Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ).Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler