Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Mengantisipasi lonjakan permintaan elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram saat Hari Raya Idul Adha, Pemkab Jepara mengajukan tambahan kuota ke PT Pertamina. Tapi permintaan tambahan tak sebesar yang diajukan saat Ramadan dan jelang Hari Raya Idul Fitri lalu,” ujar Kabag Perekonomian Setda Jepara, Eriza Rudi Yulianto kepada MuriaNewsCom, Kamis (8/9/2016).

Menurutnya, permintaan elpiji bersubsidi saat hari raya berdasarkan pengalaman tahun lalu memang terjadi lonjakan permintaan. Itu karena banyak warga yang membutuhkan bahan bakar untuk memasak daging. Permohonan penambahan itu sudah diajukan beberapa hari yang lalu. Hanya, dalam pengajuannya tidak disebutkan angka kuota elpiji yang diinginkan.

“Pengajuan permintaan tambahan telah kami kirim. Namun kami hanya meminta tambahan kuota saja, tidak menyebut jumlahnya. Nanti biar pertamina yang menentukan berapa banyak tambahan yang direalisasikan,” ungkap Eriza.

Pihaknya meyakini jika PT Pertamina memiliki data soal kebutuhan di Jepara saat momen besar itu. Karena kenaikan permintaan itu terjadi tiap tahun. Selain itu, permintaan penambahan kuota tidak hanya dilakukan Pemkab Jepara, tapi juga dari daerah lainnya.Disinggung mengenai ketersediaan elpiji bersubisidi di Jepara, Eriza menegaskan kondisinya masih normal. Tidak ada kelangkaan maupun antrean dari pembeli. Sehingga sementara ini pihaknya menyimpulkan jika tidak ada kelangkaan elpiji yang didistribusikan untuk rakyat kecil itu.“Sejauh ini belum ada laporan soal kelangkaan elpiji 3 kilogram. Di lapangan juga tidak ada antrean dari konsumen. Kami menyimpulkan saat ini stok masih aman dan distribusi berjalan dengan baik,” pungkasnya.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler