Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ada satu hal yang patut dicatat dalam pemeriksaan hewan kurban kali tahun 2016 ini. Menurut Kasi Produksi Ternak pada Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan Kudus Sidi Pramono, pembeli rupanya sudah sadar bagaimana hewan kurban yang memang layak dan memenuhi syarat.

”Pembeli hewan kurban saat ini, rupanya sudah pintar-pintar. Mereka tidak mau melihat sedikitpun kesalahan pada hewan kurban yang mau dibeli. Ada yang cuma kena pilek saja, pasti tidak akan dibeli,” terangnya, di sela-sela pemeriksaan hewan kurban, Minggu (11/9/2016).

Sidi mengatakan, konsumen yang memang sudah sadar akan hewan kurban yang sehat dan memenuhi syarat ini, membuat pedagang juga tidak berbuat macam-macam. Pedagang dengan sendirinya akan menjual hewan kurban yang benar-benar sehat.

”Saat kami periksa kemarin, ada juga pedagang yang menyisihkan hewan dagangannya yang terlihat tidak sehat. Mereka tidak mau berisiko hewannya tidak laku. Makanya, sangat-sangat memperhatikan faktor kesehatan ini,” tuturnya.

Dikatakan Sidi, tahun ini jumlah hewan kurban yang diperiksa petugas dari dinasnya, mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Meski belum ada datang lengkap terkait berapa jumlahnya, namun dibandingkan tahun lalu, jumlahnya meningkat.Pemeriksaan yang dilakukan terhadap hewan kurban itu, menurut Sidi memang dilaksanakan dengan seksama. Pasalnya, pihaknya ingin supaya hewan kurban yang ada, benar-benar terjaga kesehatannya dan memenuhi syarat.”Yakni memenuhi dari unsur kesehatan. Tidak ada penyakit mata, mulut, maupun hidung. Demikian juga umurnya, juga sesuai dengan ketentuan kurban yang ada. Sehingga akan diperoleh daging yang layak dikonsumsi,” terangnya.Dinas sendiri melakukan pemantauan ke beberapa penampungan hewan kurban yang ada di sejumlah wilayah di Kudus. Dan sejauh ini, tidak ditemukan adanya penyakit atau hal-hal yang membahayakan pada hewan kurban yang ada.Editor: Merie

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler