Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Desa Lebak, A Shodiq mengatakan, Sakur yang tewas tersebut bukan seorang nelayan. Ia hanya memiliki hobi mencari ikan di laut. Kesehariannya, ia bekerja sebagai seorang tukang, baik bangunan maupun kayu. Dulunya ia adalah seorang pemain bola voli di desa setempat.

“Kerjaannya nukang, kadang-kadang saja mencari ikan dilaut bersama teman-temannya. Memang di sini ada beberapa warga yang memiliki hobi mencari ikan dilaut baik dengan cara memancing maupun menggunakan jala,” ujar Shodiq kepada MuriaNewsCom, Sabtu (24/9/2016).

Menurutnya, setelah dipastikan korban ketemu, kemudian jenazah dibawa ke RSUD Kartini untuk dilakukan visum. Dari hasil pemeriksaan dokter, tidak ada tanda-tanda kekerasan. Hanya ada lecet-lecet di bagian tubuh yang diduga akibat terkena terumbu karang.

“Kalau cari ikan menggunakan jala seperti korban itu memang cukup berbahaya. Mereka di laut tanpa pengaman dan mencari ikan di kedalaman air sampai di leher,” kata Shodiq.

Ia menambahkan, pihak keluarga mengikhlaskan kepergian korban untuk selamanya. Dipastikan tidak ada masalah karena peristiwa tersebut dianggap sebagai musibah yang datang dari yang Maha Kuasa.
Seperti diberitakan, peristiwa kecelakaan laut terjadu di kawasan pantai Bandengan, tepatnya di pantai prawean turut Desa Bandengan, Kecamatan Kota, Jepara. Korban yang diketahui bernama Sakur.Berdasarkan keterangan yang dihimpun MuriaNewsCom, peristiwa terjadi bermula dari korban berangkat dari rumah untuk mencari ikan di pantai prawean pada Jumat (23/9/2016) sekitar pukul 22.00 WIB. Korban diketahui berangkat bersama rekannya.Sesampai di lokasi pantai prawean Bandengan, korban bersama rekannya yakni Muswadi, warga RT 01 RW 03 Desa Lebak, Kecamatan Pakisaji, Jepara, memulai mencari ikan dengan menggunakan alat berupa jala. Namun saat sudah mulai mencari ikan dengan jala, sekitar pukul 23.30 WIB, korban diketahui menghilang. Kemudian dilakukan pencarian, dan korban ditemukan sekitar pukul 07.13 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler