Beras Bantuan Pemerintah di Karimunjawa Jepara Diperjualbelikan
Murianews
Senin, 3 Oktober 2016 14:06:25
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Hal itu seperti yang dikatakan oleh Kepala Kantor Ketahanan Pangan (KKP) Kabupaten Jepara, Adi Nugraha melalui Kasubbid Tata Usaha Budi Bawa Yuwana. Menurutnya, setiap tahun wilayah Karimunjawa diberi stok beras. Untuk tahun ini dari provinsi sebanyak 9,5 ton, dan dari KKP Jepara sudah distok sebanyak 1,8 ton.
“Rencananya nanti akan ditambah sebanyak 8 ton beras untuk cadangan pangan di Karimunjawa. Sehingga total untuk tahun ini sekitar 19, 3 ton beras khusus untuk Karimunjawa, yang terdiri dari beberapa desa seperti Desa Karimunjawa, Kemujan, Parang dan lainnya,” ujar Budi kepada MuriaNewsCom, Senin (3/10/2016).
Menurutnya, saat kondisi belum darurat, pihaknya mengizinkan bantuan tersebut dijualbelikan. Hanya harga yang dibebankan kepada masyarakat harus di bawah standar harga pasar. Misalnya, jika di pasar harga per-kilogram Rp 10 ribu, maka dapat dijual dengan harga Rp 9,5 ribu.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



