Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal itu seperti yang dikatakan oleh Kepala Kantor Ketahanan Pangan (KKP) Kabupaten Jepara, Adi Nugraha melalui Kasubbid Tata Usaha Budi Bawa Yuwana. Menurutnya, setiap tahun wilayah Karimunjawa diberi stok beras. Untuk tahun ini dari provinsi sebanyak 9,5 ton, dan dari KKP Jepara sudah distok sebanyak 1,8 ton.

“Rencananya nanti akan ditambah sebanyak 8 ton beras untuk cadangan pangan di Karimunjawa. Sehingga total untuk tahun ini sekitar 19, 3 ton beras khusus untuk Karimunjawa, yang terdiri dari beberapa desa seperti Desa Karimunjawa, Kemujan, Parang dan lainnya,” ujar Budi kepada MuriaNewsCom, Senin (3/10/2016).

Menurutnya, saat kondisi belum darurat, pihaknya mengizinkan bantuan tersebut dijualbelikan. Hanya harga yang dibebankan kepada masyarakat harus di bawah standar harga pasar. Misalnya, jika di pasar harga per-kilogram Rp 10 ribu, maka dapat dijual dengan harga Rp 9,5 ribu.

“Tetapi kalau sudah masuk musim baratan, dalam kondisi darurat harus dibagikan secara gratis kepada masyarakat setempat. Sudah ada pengelola gudang penyimpanan sendiri yang juga bisa mengatur distribusinya kepada masyarakat,” ungkapnya.Ia menambahkan, stok pangan untuk wilayah Karimunjawa hanya untuk makanan pokok yakni beras. Sedangkan untuk yang lain seperti sayur-mayur dan yang lainnya dipasrahkan kepada swasta. Selain itu, dari masyarakat sendiri juga diyakini sudah bersiap menghadapi musim baratan dengan mempersiapkan sejumlah kebutuhan untuk beberapa hari ke depan.Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler