Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal itu seperti yang dikatakan Kabid Perhubungan Laut pada Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Jepara, Sutana. Menurutnya, tingginya curah hujan membuat kunjungan wisatawan Karimunjawa menurun. Penurunan jumlah wisatawan cukup drastis, mencapai 50 persen lebih.

“Penurunan terjadi mulai pekan lalu. Pengujung masih jauh lebih sedikit dari biasanya. Express Bahari belakangan ini hanya mengangkut hitungan puluhan orang saja. Kalau ramai, setiap kali berangkat penumpang Express Bahari di atas 200 orang,” ujar Sutana kepada MuriaNewsCom, Rabu (12/10/2016).

Lebih lanjut ia mengemukakan, penyebab menurunnya jumlah pengunjung tersebut, disinyalir karena cuaca buruk. Ditambah curah hujan cukup tinggi sejak beberapa waktu lalu. Sehingga tak banyak wisatawan yang mengunjungi tempat wisata.
Meski demikian, jadwal kapal ke Karimunjawa tak ada perubahan. Berkaca pada tahun lalu, perubahan jadwa karena kondisi pengunjung mendapat protes. ”Kami tidak melakukan perubahan jadwal karena prinsip pelabuhan, salah satunya berkaitan dengan ketetapan dan ketepatan jadwal,” katanya.Sutana menambahkan, jika mengacu pada tahu lalu, Oktober memang mulai memasuki musim baratan. Namun, untuk tahun ini tidak bisa diprediski. ”Tahun ini angin memang sudah mulai kencang tapi gelombang laut tidak sampai satu meter,” imbuhnya.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler