CPP Gundih Blora Kembali Beroperasi Usai Terbakar, Target Produksi Digenjot
Nathan
Rabu, 30 September 2020 15:58:36
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Pengoperasian CPP Gundih ini sebagai bagian untuk menggenjot target produksi di triwulan keempat tahun 2020.
"Dengan kembali beroperasinya CPP Gundih, kami optimistis target produksi, khususnya gas, bisa terpenuhi pada akhir tahun 2020," kata Cepu Field Manager, Afwan Daroni, Rabu (30/9/2020).
Secara umum produksi Pertamina EP Asset 4 hingga Agustus 2020 sebanyak 15.085 barel minyak per hari dan 144,72 juta kaki kubik gas per hari.
Sementara secara khusus Cepu Field pada 2020 ditarget untuk dapat memenuhi 60,56 juta kaki kubik gas per hari dan 2.006 barel minyak per hari.
Ia menyatakan, proses recovery CPP Gundih bekerja dengan baik, meski dalam situasi pandemi Covid-19.
Selama lima bulan, proses pemulihan fasilitas pengolahan CPP Gundih berfokus pada area Thermal Oxidizer (TOX), optimasi Biological Sulfur Recovery Unit (BSRU), dan Maintenance & Preservasi CPP Gundih serta beberapa area lainnya.
Sementara Asset 4 General Manager Agus Amperianto berharap dengan normalnya operasional CPP Gundih dapat kembali menyalurkan gas untuk PT SPP, PLTGU Tambak Lorok Semarang, jaringan gas (jargas) PGN di Blora dan Semarang.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



