Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Penyebabnya, ada sejumlah guru di tiga sekolah itu yang reaktif saat menjalani rapid test. Tiga sekolah itu, menurut Kepala Dinas Pendidikan Blora Hendi Purnomo yakni SMP 2 Jiken, SMP 3 Cepu, dan SMP 1 Bogorejo.

Rencananya ada 27 sekolah yang dibuka untuk pembelajaran tatap muka mulai hari ini setelah mendapat izin dari bupati Blora. Namun untuk tiga sekolah itu, belum bisa dilaksanakan.

"Rapid test (guru) sudah semua. Guru ada yang reaktif terus dilanjutkan dengan swab. Yang reaktif kami tunda dulu (pembelajaran tatap muka) untuk evaluasi dulu. Ditunda dulu sampai bapak ibu guru benar-benar sehat," katanya.

Pihaknya berharap, mulai dibukanya pembelajaran tatap muka untuk 24 sekolah bisa berjalan lancar. Apalagi, sebelumnya sudah ada delapan sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan Blora yang telah melakukan simulasi pembelajaran tatap muka.

Delapan sekolah tersebut adalah SMP 2 Tunjungan, SMP 2 Kedungtuban, SMP 1 Menden, dan SMP 1 Todanan.
Delapan sekolah tersebut adalah SMP 2 Tunjungan, SMP 2 Kedungtuban, SMP 1 Menden, dan SMP 1 Todanan.Kemudian SD 1 Nglebak, Kecamatan Kradenan; SD 1 Gandu, Kecamatan Bogorejo; SD 1 Ledok, Kecamatan Sambong; dan SD 2 Jagong, Kecamatan Kunduran."Mudah-mudahan lancar. Tidak ada masalah seperti gelombang pertama delapan sekolah yang lebih dulu tatap muka," terangnya. Kontributor: PriyoEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler