Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kabid Perlindungan Masyarakat Satpol PP Blora Pujo Catur Santoso mengatakan, bukan hanya ular, lebah juga banyak dilaporkan masyarakat Blora karena meresahkan warga.

"Selama ini untuk mengamankan ular ada 23 kejadian dan lebah 97 kejadian,’’ katanya, Senin (30/11/2020).

Ular yang dievakuasi dari rumah maupun pekarangan warga kemudian dilepas kembali di hutan lindung di wilayah Perhutani.

Sementara untuk lebah lanjutnya, laporan yang masuk itu paling banyak adanya sarang lebah di pohon dekat permukiman warga. Ada juga yang di dalam rumah. Lebah yang dilaporkan lanjutnya, paling banyak adalah tawon endas.

"Kalau lebah kita ambil sarangnya dengan cara disemprot dengan semprotan serangga. Setelah lebahnya mati sarangnya diambil,” jelasnya.
"Kalau lebah kita ambil sarangnya dengan cara disemprot dengan semprotan serangga. Setelah lebahnya mati sarangnya diambil,” jelasnya.Menurut Pujo, tugas tim damkar memang bukan hanya sekadar memadamkan kebakaran semata. Melainkan juga evakuasi hewan liar yang berpotensi mengancam keselamatan warga."Seperti kemarin ada sapi masuk dalam sumur, kami juga datang melakukan penyelamatan bersama dengan BPBD Blora,” bebernya. Kontributor: PriyoEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler