Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Oleh karenanya, Plt Kepala Dinkes Blora Henny Indriyanti mengimbau warga menerapkan protokol kesehatan VDJ (ventilasi, durasi, dan jarak) untuk mencegah klaster keluarga.

Ventilasi menurut dia, berkaitan dengan sirkulasi udara. “Risiko penularan virus corona lebih rendah jika ada aliran udara segar,” ujar Henny, Selasa (8/12/2020).

Suhu dingin diyakini berpengaruh terhadap penyebaran wabah ini. Kondisi kering dan dinginnya suhu dapat memudahkan virus menyerang manusia.

Tak cuma itu saja, kondisi lingkungan seperti ini juga bisa membuat virus berkembang dalam waktu yang lebih lama.

Setelah ventilasi, ada pula aspek lainnya yang perlu diperhatikan, yaitu durasi atau “D”. Durasi ini juga menentukan penyebaran virus corona dalam satu lingkungan.

Sebab, semakin lama durasi kita berinteraksi dengan seseorang yang telah terinfeksi atau mengembangkan gejala-gejala Covid-19, maka semakin besar potensi penularan terjadi.

“Oleh sebab itu, kini diwajibkan menggunakan masker, dan cobalah sebisa mungkin untuk mempersingkat waktu ketika melakukan kegiatan di luar rumah,” ujarnya.

Terakhir “J”, alias jarak. Untuk mencegah penularan virus corona, perlu menjaga jarak aman sejauh minimal 1,5 meter dengan orang lain.Henny mengatakan, upaya lain untuk mencegah penularan Covid-19 meminimalisir berkumpul dengan warga yang lain, misalnya dengan arisan atau kelompok kegiatan masyarakat yang lain.“Sementara waktu kita hindari dulu liburan keluarga. Kecuali kalau kita bisa melakukannya dengan protokol kesehatan,” katanyaSaat ini, pihaknya bersyukur karena vaksin Covid-19 telah tiba di Tanah Air. Hal itu, katanya, bagian dari upaya serius yang dilakukan oleh otoritas dalam penanganan Covid-19 di Tanah Air.“Kami tunggu tahapan pemberian vaksin selanjutnya dengan tetap melakukan 3T (testing, tracing, dan treatment) untuk mengurangi risiko-risiko penularan di masyarakat,” pungkasnya. Kontributor: PriyoEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler