Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pembangunan jembatan di atas Sungai Bengawan Solo itu memakan waktu enam bulan sembilan hari. Kepala Bidang Bina Marga 2 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora Nidhamudin Al Huda mengatakan, rencananya peresmian dilakukan pada Rabu (30/12/2020) hari ini.

Namun karena suatu hal, peresmian ditunda. Informasi yang pihaknya terima dari Pemkab Bojonegoro, peresmian akan berlangsung antara 1 atau 2 Januari 2021.

"Itu saja belum dipastikan. Baru saja saya menerima informasi dari Bapak Wakil Bupati Blora menyatakan, masih menunggu jadwal Mensesneg," ujar Nidhamudin.

Menurut dia, pengerjaan pembangunan jembatan tersebut terbilang cepat. Hanya dalam tempo enam bulan sembilan hari, biasanya untuk membangun jembatan seperti itu membutuhkan waktu sekitar satu tahun.

Kini, jembatan berkerangka baja yang membentang di atas Bengawan Solo sepanjang sekitar 220 meter dengan lebar tujuh meter bisa segera dimanfaatkan warga. Sebab, target pembangunan selesai pada akhir Desember 2020.

Jembatan yang dibangun bersama oleh Pemkab Bojonegoro dan Blora itu oleh dianggarkan dengan pagu Rp 97,632 miliar. Untuk Pemkab Blora iuran dengan menggunakan APBD 2020 sebesar Rp 8,251 miliar.Jembatan tersebut dibangun demi mewujudkan harapan warga Blora selatan serta warga Bojonegoro yang tinggal di wilayah barat. Sebelumnya, untuk menyeberang Bengawan Solo warga memanfaatkan jasa ojek perahu.Jembatan Lume sndiri membentang sepanjang 200 meter, yang terdiri dari 4 pilar dengan menggunakan rangka baja. Lebar jembatan keseluruhan 9 meter, untuk jalan 7 meter, sehingga kanan kiri terdapat trotoar pejalan kaki masing-masing satu meter. Kontributor: PriyoEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler