Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ketua KPU Blora Mohammad Khamdun mengemukakan, thermogun itu sebelumnya dipakai untuk memeriksa suhu badan para pemilih yang datang ke tempat pemungutan suara (TPS) di pilkada.

"Thermogun masih berfungsi dengan baik. Dengan dihibahkan ke pemkab semoga bisa bermanfaat untuk penanganan pandemi Covid-19,’’ katanya, Rabu (30/12/2020).

Lebih lanjut M Khamdun mengatakan, sebenarnya jumlah thermogun bekas pilkada mencapai 2.500 buah. Thermogun tersebut rencananya oleh pihak KPU ditarik seluruhnya terlebih dahulu untuk kemudian dihibahkan.

Namun, yang bisa ditarik kembali sebanyak 1.895 buah. Sedangkan sekitar 600 thermogun tidak bisa ditarik karena oleh desa sudah terlanjur diberikan ke pihak lain.
Namun, yang bisa ditarik kembali sebanyak 1.895 buah. Sedangkan sekitar 600 thermogun tidak bisa ditarik karena oleh desa sudah terlanjur diberikan ke pihak lain.Menyikapi hal itu, M Khamdun menyatakan telah meminta pihak desa membuat berita acara penyerahan hibah thermogun kepada pihak penerima. Selain itu, kata Khamdun, thermogun tersebut nantinya dimasukan dalam aset desa."Supaya nanti kalau ada pemeriksaan BPK menjadi jelas ke mana saja hibah thermogun tersebut,’’ pungkasnya.Kontributor: PriyoEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler