Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Blora – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora meluncurkan program Kartu Blora Mengaji, Jumat (9/4/2021). Sekertaris Jenderal Kementerian Agama Prof Nizar Ali hadir untuk ikut me-launching program ini Bersama Bupati Blora Arief Rohman.

Meski program ini bertajuk Blora Mengaji, namun sasarannya bukan hanya para santri dan ustaz atau guru Islam di lembaga nonformal saja. Tapi juga guru keagamaan lain.

“Ini sebagai salah satu upaya dalam pembangunan sektor rohani. Ini kami tujukan untuk guru madrasah diniyah, TPQ dan guru-guru ngaji lain, tidak hanya agama Islam tapi juga sekolah Minggu dan lainnya,” kata Arief Rohman.

Menurutnya, dengan kartu Blora Mengaji ini, nantinya insentif tahunan dari pemkab untuk para guru ngaji dan guru sekolah agama lain bisa masuk. Ia menyebut, saat ini nominalnya masih sedikit, yakni Rp 400 ribu setahun, namun ke depan akan diupayakan naik.

“Ke depan akan kita upayakan menjadi Rp 1 juta. Semoga saja anggarannya mencukupi. Untuk saat ini yang sudah terdata sekitar 8000-an guru calon penerima yang datanya kita ambil dari Kantor Kemenag Blora, kerja sama dengan Bagian Kesra Setda Blora,” jelasnya.

Ke depan, pihaknya juga ingin memperluas sasaran manfaat Kartu Blora Mengaji ini. Yakni pada hafiz-hafizah (para penghafal Al-Quran) dan imam masjid, serta pengasuh rumah ibadah lainnya untuk bisa diusulkan menjadi penerima.
Ke depan, pihaknya juga ingin memperluas sasaran manfaat Kartu Blora Mengaji ini. Yakni pada hafiz-hafizah (para penghafal Al-Quran) dan imam masjid, serta pengasuh rumah ibadah lainnya untuk bisa diusulkan menjadi penerima.“Selain untuk menyalurkan insentif tahunan, kita juga akan coba kemungkinan program ini untuk di-linkkan dengan BPJS Ketenagakerjaan dan bisa untuk mengambil kredit modal di Bank Jateng. Regulasinya akan kita pelajari untuk dikerja samakan nanti,” pungkas Bupati.Sementara Sekjen Kemenag Prof Nizar Ali pun mengapresiasi program Blora Mengaji ini.“Di tengah kondisi pandemi dan sosial politik seperti ini, program ini hadir menjadi salah satu solusi yang menentramkan hati. Blora luar biasa,” pungkasnya. Kontributor: PriyoEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler