Pabrik Briket di Jepon Blora Terbakar, Kerugian Capai Rp 300 Juta
Nathan
Jumat, 30 April 2021 15:39:46
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Blora – Pabrik briket yang berada di Jalan Raya Blora-Cepu Desa Tempellemahbang, Kecamatan Jepon Kabupaten Blora, terbakar. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (30/4/2021) subuh, sekitar pukul 04.454 WIB.
Pabrik breket itu diketahui Arif Budiono, warga Pondok Bambu Jakarta Timur. Kebakaran itu diduga dari mesin oven briket di dalam pabrik tersebut,
Kapolsek Jepon Iptu Supriyono mengatakan mengatakan, kejadian bermula saat salah satu karyawan pabrik, Sunarji memeriksa mesin oven.
Saat itu ia mendapati suhu dalam mesin oven pada angka 80 derajat celsius, Ia pun membuka oven sebelah timur keluar asap putih pada tempat oven briket. ”Dan saat Sunarji membuka pintu sebelah utara, asap dalam ruangan masuk tersedot oleh kipas dan mendadak api keluar dari atas oven," katanya.
Upaya memadamkan api dilakaukan dengan mematikan saklar kipas oven. Namun kebakaran sudah terjadi cukup besar.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Proses pemadaman kebakaran yang menimpa pabrik briket di Blora. (MURIANEWS/Nathan)[/caption]
MURIANEWS, Blora – Pabrik briket yang berada di Jalan Raya Blora-Cepu Desa Tempellemahbang, Kecamatan Jepon Kabupaten Blora, terbakar. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (30/4/2021) subuh, sekitar pukul 04.454 WIB.
Pabrik breket itu diketahui Arif Budiono, warga Pondok Bambu Jakarta Timur. Kebakaran itu diduga dari mesin oven briket di dalam pabrik tersebut,
Kapolsek Jepon Iptu Supriyono mengatakan mengatakan, kejadian bermula saat salah satu karyawan pabrik, Sunarji memeriksa mesin oven.
Saat itu ia mendapati suhu dalam mesin oven pada angka 80 derajat celsius, Ia pun membuka oven sebelah timur keluar asap putih pada tempat oven briket. ”Dan saat Sunarji membuka pintu sebelah utara, asap dalam ruangan masuk tersedot oleh kipas dan mendadak api keluar dari atas oven," katanya.
Upaya memadamkan api dilakaukan dengan mematikan saklar kipas oven. Namun kebakaran sudah terjadi cukup besar.
Ia pun bersama kakryawan lain meminta pertolongan BPBD untuk melakukan pemadaman kebakaran.
”Beberapa saat kemudian pemadam kebakaran dari BPBD bersama anggota Polsek Jepon datang untuk memadamkan api tersebut," jelasnya.
Ia mengungkapkan dari hasil olah TKP diduga jika kebakaran berawal dari suhu oven yang terlalu tinggi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian yang diderita cukup besar. "Korban mengalami kerugian sebesar Rp 300 jta," jelasnya.
Kontributor Blora
Editor: Ali Muntoha