Masih Berlangsung, Vaksinasi Covid di Blora Diprioritaskan untuk Lansia dan Guru
Nathan
Selasa, 25 Mei 2021 13:24:59
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Blora - Program vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Blora sampai saat ini masih berlangsung. Kelompok lanjut usia (lansia) dan guru menjadi prioritas. Meski begitu, masih ada sejumlah lansia yang belum bersedia disuntik vaksin.
"Sampai saat ini, yang di desa sasaran (vaksinasi) masih ada yang belum sadar untuk mengikuti vaksinasi," ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Blora, Edy Widayat, Selasa (25/5/2021).
Edy mengatakan, terakhir pihaknya menerima dosis vaksin untuk 10.400 sasaran. Sasaran sebanyak itu, sekitar delapan ribu di antaranya untuk lansia. Sementara sisanya dosis untuk guru. "Termasuk guru ngaji dan guru madrasah diniyah," ujarnya.
Secara keseluruhan, jumlah sasaran vaksinasi untuk lansia sebanyak 83 ribu, dan hingga sampai saat ini, sudah sekitar 12 ribu lansia atau 15 persen yang telah divaksin.
Sejauh ini, lanjut dia, vaksinasi di Blora masih berlangsung di Puskesmas maupun rumah sakit milik pemerintah. Belum sampai melibatkan klinik swasta.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Vaksin Sinovac. (MURIANEWS/Vega Ma'arijil Ula)[/caption]
MURIANEWS, Blora - Program vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Blora sampai saat ini masih berlangsung. Kelompok lanjut usia (lansia) dan guru menjadi prioritas. Meski begitu, masih ada sejumlah lansia yang belum bersedia disuntik vaksin.
"Sampai saat ini, yang di desa sasaran (vaksinasi) masih ada yang belum sadar untuk mengikuti vaksinasi," ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Blora, Edy Widayat, Selasa (25/5/2021).
Edy mengatakan, terakhir pihaknya menerima dosis vaksin untuk 10.400 sasaran. Sasaran sebanyak itu, sekitar delapan ribu di antaranya untuk lansia. Sementara sisanya dosis untuk guru. "Termasuk guru ngaji dan guru madrasah diniyah," ujarnya.
Secara keseluruhan, jumlah sasaran vaksinasi untuk lansia sebanyak 83 ribu, dan hingga sampai saat ini, sudah sekitar 12 ribu lansia atau 15 persen yang telah divaksin.
Sejauh ini, lanjut dia, vaksinasi di Blora masih berlangsung di Puskesmas maupun rumah sakit milik pemerintah. Belum sampai melibatkan klinik swasta.
Meski begitu, sejumlah tenaga kesehatan yang bertugas di klinik swasta telah dilatih agar memiliki kecakapan dalam penyuntikan vaksin.
"Memang untuk sekarang ditangani Puskesmas dan rumah sakit, masih mampu mengatasi. Kalau nanti dosis banyak, dan untuk sasaran yang lebih banyak bisa melibatkan klinik swasta," pungkasnya.
Kontributor Blora
Editor: Budi erje