Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Blora - Rumah mantan pegawai Samsat Blora, Joko Suminto di Kelurahan Kedungjenar, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora hangus terbakar. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik.

Peristiwa itu dilaporkan pukul 16.04 WIB, Kamis (6/1/2022). Saat itu tetangga korban Bambang Suharwono (72) mengaku mendengar suara ledakan.

Ia terbangun dan melihat rumah korban sudah dilalap api. Kobarannya juga sudah membesar. Namun, belum ada petugas pemadam yang datang.

Ia pun segera meminta pertolongan, sementara warga lainnya melaporkan kejadian itu ke Kepolisian dan Satpol PP. Mendapati laporan itu, tiga unit armada pemadam kebakaran dan dibantu empat tangki air menuju lokasi kejadian.

"kebakaran cukup besar, rumah penduduk yang cukup rapat. Kami tambah lagi satu unit damkar suplay dari BPBD, total ada 3 unit damkar dan 4 tangki," terang Kabid Perlindungan Masyarakat Satpol PP Blora Puji Catur Susanto.

Baca Juga: Kebakaran RSUP dr Kariadi Sudah Terjadi Sejak Sore, Ternyata Begini Kronologinya

Saat peristiwa terjadi, pemilik rumah sedang tidak ada di tempat. "Ini rumah pak Joko Sumito mantan pegawai samsat," sambungnya.

Proses pemadaman sempat terkendala. Sempitnya akses masuk membuat armada pemadam kebakaran kesulitan menuju titik api."Kendalanya karena akses jalan yang tidak begitu lebar sehingga suplay air sedikit terhambat, keluar masuknya ini maju mundur dulu baru digantikan mobil yang lain," ungkapnya.Api padam setengah jam setelah laporan diterima. Api segera bisa dijinakkan agar tidak merembet ke rumah sekitarnya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut."Estimasi kerugian kurang lebih hingga 400 juta lebih," ujarnya.Pihaknya mengimbau meski ini bukan kemarau, tapi potensi kebakaran tidak hilang. Karena kebakaran disebabkan oleh kelalaian. Kontributor BloraEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler