Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara – Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara bakal memberikan pelatihan mengukir bagi warga di Kabupaten Blora.

Rencana penguatan kemahiran bagi warga Kabupaten Blora itu ditandai dengan penandatanganan kesepakatan antara Rektor Unisnu Jepara Dr H Sa’dullah Assa’idi dan Bupati Blora Arief Rohman.

InshaAllah, kami dari Unisnu siap membantu Blora. Blora punya bahan baku jati yang bagus, kami punya ahlinya desain ukir yang konon kata orang yang terbaik di dunia,” kata Sa’dullah di Rektorat Unisnu, Kamis (14/7/2022).

Baca: Seni Ukir Jepara Semakin Terpuruk, Sekolah Vokasi Dinilai Jadi Solusi

“Jika ini dapat dikolaborasikan, maka akan banyak manfaatnya. Bisa mencetak SDM kompeten di bidang ukir, dan memajukan industri kreatif di Blora,” imbuhnya.

Menurutnya, selain memberikan pelatihan desain ukir, pihaknya juga siap menyusun program beasiswa dan pelaksanaan KKN untuk Kabupaten Blora.

”Keberadaan perguruan tinggi memang harus bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Kali ini Pak Bupati Blora sudah hadir langsung ke Unisnu, maka sudah sepantasnya kami membantu dalam membangun daerahnya,” tambahnya.
”Keberadaan perguruan tinggi memang harus bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Kali ini Pak Bupati Blora sudah hadir langsung ke Unisnu, maka sudah sepantasnya kami membantu dalam membangun daerahnya,” tambahnya.Bupati Blora Arief Rohman menyambut baik kerja sama itu. Nantinya, pelaksanaan program akan dijalankan OPD teknis terkait.”Blora ini terkenal dengan jatinya, namun yang ahli mengolah justru Jepara, sehingga kami akan sangat terbantu jika pelatihan desain ukir bisa diberikan Unisnu kepada warga masyarakat kami,” ujarnya.Arief berharap, usai pelatihan itu produk kayu jati di Blora tak lagi dijual dalam kondisi mentah. Namun, harus diolah dalam produk ukir atau furniture yang sudah jadi.”ke depan produk kayu jati Blora tidak hanya dijual mentah keluar daerah. Namun diolah dahulu di dalam daerah, membuka peluang kerja masyarakat lokal,” sambung Bupati. Kontributor BloraEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler