Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dari pantauan di lapangan, Pasar Tradisonal tersebut dibangun pada tahun 2016-2017. Puluhan kios dilantai satu dan dua terlihat dibangun apik oleh pemerintah. Pedagang kaki lima juga diberikan tempat di tengah-tengah kios. Dari depan pasar ini terlihat mewah dan megah dibandingkan sebelumnya yang tidak terlihat seperti pasar.

Namun sejak diresmikan, pasar tersebut terlihat sepi pengunjung hingga akhirnya pedagang pun banyak yang menutup kiosnya. Hanya terlihat beberapa pedagang saja yang masih berjualan. Bahkan di lantai atas juga terlihat sepi.

Betrix, salah seorang warga Pengkol mengaku sejak dibangun menjadi lebih bagus dia baru masuk pasar hanya satu kali. Saat itu pasar masih sepi dan pedagang yang dulu ada sebelum pasar dibangun banyak yang pindah, sehingga dia tidak lagi tertarik untuk belanja.

"Kalau dulu memang kumuh dan sempit. Bahkan saat tidak hujan saja kadang becek, apalagi saat hujan tambah licin. Namun pasarnya rame dan pedagangnya banyak dari desa-desa, jadi senang kalau datang ke pasar ini senang," ungkapnya.Khotijah salah seorang pedagang pisang di pasar Pengkol mengaku dirinya masih bertahan jualan karena tidak memiliki pekerjaan lain. "Ya harus bertahan kalau tidak mau jualan dimana lagi. Suasananya beda dari yang dulu. Kalau dulu pasarnya memang kotor dan kumuh tapi pengunjungnya banyak, sekarang sepi," ungkapnya.Dia berharap ada upaya dari pemerintah untuk membuat Pasar Pengkol lebih ramai dan banyak pengunjung. "Harapanya pasar bisa seperti dulu, ramai layaknya pasar-pasar pada umumnya," harap nenek 5 cucu itu.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler