Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Sebelum dimulai, Bupati Jepara beserta seluruh unsur Forkopinda dan warga dijamu tarian kolosal bertajuk "Laskar Jepara" di halaman Pendapa Jepara. Tarian tersebut mengisahkan perjuangan Ratu Kalinyamat, ikut membantu mengusir penjajah Portugis.
"Tarian kolosal tersebut mengisahkan perjuangan Ratu Kalinyamat dalam usahanya ikut menumpas penjajah Portugis. Nah intinya, disitu kan beliau meninggal, disitulah tradisi buka luwur (penggantian tutup makam) dilestarikan hingga kini. Kirab tersebut sebagai penanda dalam mengawali prosesi buka luwur" kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Deni Hendarko.
Ia menjelaskan kirab itu diikuti perwakilan dari 16 Kecamatan yang ada di Jepara. Ia menambahkan, jumlah pasukan yang mengikuti kirab disesuaikan dengan umur kabupaten tersebut.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



