Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Juru Kunci Kompleks Makam Mantingan Ali Syafi'I menjelaskan kepada MuriaNewsCom. Menurutnya tradisi tersebut telah ada semenjak ratusan tahun lalu.
"Tradisi ini diselenggarakan sejak dulu. Gunanya ada dua, satu memperbaharui luwur dan menghormati leluhur," katanya sebelum prosesi buka luwur, Minggu (9/4/2017).
Luwur yang dimaksud adalah sebuah kain berwarna hijau. Berhiaskan potongan kain warna-warni menyerupai bunga. Kain tersebut ditutupkan pada nisan, melindungi ornamen-ornamen yang berada di nisan tersebut. Selain itu menjadi penghias dan pembeda dari nisan lainnya.
"Yang lebih penting adalah mengingat jasa-jasa orang yang terdahulu. Tanpa prosesi ini, mungkin orang sekarang tak peduli akan jasa-jasa mereka," imbuhnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



