Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal itu dibenarkan oleh Kapolsek Keling AKP I Dewa Gde Mahendra. Dirinya menyebut, kebakaran menimpa ruang kelas yang digunakan untuk dua kelas. Dugaan sementara, peristiwa itu dipicu akibat korsleting listrik.

"Dari kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa. Luas bangunan yang terbakar diperkirakan 7x7 meter persegi, dengan teras berukuran 2x7 meter," ujarnya Jumat (14/4/2017). 

Kapolsek mengungkapkan, ruangan tersebut ditempati dua kelas yakni kelas 1 dan 3. Dewa menyebut seluruh perabotan terbakar, meliputi meja kursi, papan tulis dan lemari arsip.

Dikatakannnya, peristiwa itu kali pertama diketahui oleh warga sekitar yang ada di sekitar sekolah. Adalah Aminudin, Andik dan Juremi yang kali pertama mengetahui kejadian itu. "Mereka lantas memberi tahu warga lain. Kemudian secara bergotong royong mereka mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya," jelasnya. Adapun tim Damkar yang datang kemudian, berhasil memadamkan api pada pukul 23.00 WIB.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler