Ini Tanggapan Manajemen JOP Terkait Adanya 2 Pengunjung yang Tewas Tenggelam
Padhang Pranoto
Kamis, 20 April 2017 17:45:47
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Terkait insiden tersebut, Manajer Operasional JOP Rahman mengatakan, saat itu kolam dalam kondisi sepi. Jadwal kunjungan hanya dari TK Budi Utomo.
"Saat itu wahana baru buka pada pukul 08.00 WIB. Rombongan berjumlah 60 orang dari TK itu menjadi tamu pertama. Dari keterangan, setelah itu rombongan menyebar ada yang ke kolam anak-anak, kemudian dua orang itu ke kolam arus," ujarnya.
Dikatakannya, saat berenang di kolam arus, M.Ilham ditemani dengan sang ibu, dengan membawa pelampung (tube) berbentuk ban.
Namun demikian, ia mengaku tak tahu kronologi selanjutnya. Rahman berujar, keduanya sudah dalam kondisi tak sadarkan diri saat dibawa oleh pengawas kolam. "Keduanya sempat dibawa ke klinik di dekat wahana. Kemudian dibawa ke rumah sakit," tutur dia.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



