Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Babak pertama, tempo berlangsung pelan, kedua tim sama-sama menjajal kekuatan lawan. Namun di menit ke-5, Persijap langsung tancap gas. Permainan sayap Laskar Kalinyamat berlangsung efektif. Terbukti, pada menit ke-6, sayap kiri Persijap mengumpan ke jantung pertahanan PSGC. Tepat pada menit ke-6 Putut Ragil berhasil mengonversi umpan menjadi gol. 

Keunggulan, Persijap tak berlangsung lama. Dimulai dari kemelut di depan gawang Susanto. Kiper Persijap gagal mengantisipasi tendangan dari Aldi Imron, yang kemudian berbuah gol. PSGC menyamakan kedudukan, di menit ke 21. 

Suporter PSGC pun bersorak. Mengenakan busana dominan ungu, mereka nampak memadati tribun sebelah selatan. Jual beli serangan terus berlangsung. Namun Laskar Galuh harus kembali menelan pil pahit. Di menit ke 37, Hendrico Satriadi menyarangkan bola. Sementara gol ketiga diciptakan oleh Arianis pada menit ke 44. 

Babak Kedua, masing-masing tim yang telah saling mengenal kekuatan lawan, mulai melancarkan serangan. Pemain Persijap terlihat terus melancarkan permainan taktis. Sementara PSGC lebih tertekan, dengan gaya yang diterapkan pelatih kepala Laskar Kalinyamat Fernando Sales.

Kerja sama solid Persijap membuahkan hasil manis. Diakhir pertandingan, Syarif Wijianto mengkonversi umpan menjadi gol, dengan sundulan kepala, di menit ke 90.  Skor 4-1 bertahan hingga peluit akhir pertandingan. Tiga poin dikemas anak-anak asuh Sales. 

Dalam keterangan kepada awak media, Carlos De Mello mengakui keunggulan Persijap. Ia mengatakan, materi pemain yang dimilikinya memang masih kalah pengalaman. "Pertama saya mengucapkan selamat atas kemenangan Persijap. Yang kedua pemain kami masih muda-muda, ada sebagian yang grogi menghadapi permainan," ucapnya. Sementara itu, asisten pelatih Persijap Muhammad Yusuf mengaku kemenangan ini adalah berkat dari Tuhan. "Pertama saya mengucapkan puji syukur kepada Tuhan. Dan kemenangan ini saya persembahkan untuk Jepara yang berulang tahun ke 468," kata dia.Ditanya mengenai evaluasi, ia mengaku akan menggenjot pemain untuk memoles sentuhan akhir. Hal itu karena, menurutnya banyak peluang yang gagal dikonversi menjadi gol. "Sementara mengenai gol PSGC ke gawang Persijap, kami akan mengoptimalkan komunikasi dengan lini belakan," pungkas Yusuf. Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler