Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Iya sudah mulai turun (harga bawang putih), sempat mencapai Rp 65 ribu, sekarang berdasaran pantauan harian turun menjadi Rp 55 ribu," kata Kabid Perdagangan Disperindag Jepara Slamet Riyanto, Selasa (9/10/2017). 

Dirinya mengatakan, kenaikan tersebut lebih disebabkan banyaknya permintaan dari masyarakat. Sedangkan stok bahan tersebut mulai menipis. Namun demikian, hal itu tak menjadikan komoditas itu mengalami kelangkaan. 

Ia menambahkan, menjelang Ramadan pihaknya akan membentuk tim pemantau harga. Hal itu untuk mengantisipasi kenaikan harga yang terlalu tinggi. Di samping itu, pihaknya juga mewaspadai adanya permainan harga. 

"Nanti akan dikoordinir dari bagian perekonomian terkait harga. Anggota tim berasal dari Perdagangan, Polisi Pamong Praja hingga Polres, guna memantau harga," imbuhnya. Lebih lanjut, pihaknya juga waspada akan adanya tengkulak nakal. Oleh karenanya, Bidang Perdagangan membuka pintu laporan lebar-lebar terkait aduan yang mengeluhkan tingginya harga. "Silakan melaporkan ke bidang perdagangan atau ke Polres jika menemukan harga yang dinilai tidak wajar. Nanti kami dari tim akan melakukan koordinasi," pungkasnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler