Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Seperti Susi yang mengatakan film tersebut kurang memiliki 'rasa' Jepara. Baginya, beberapa setting lokasi tidak mencerminkan kabupaten yang ada di utara Pulau Jawa itu.

"Ini Jogja banget, rasa Jepara gak ada, ya kalaupun ada sedikit. Menurut saya, setingnya yang kurang meskipun di beberapa tempat diwakili ukir dan sebagainya. Tapi bentuk bangunannya dan tempatnya itu yang berbeda," ucapnya, seusai menonton film tersebut. 

Namun dari segi cerita, ia mengatakan, film tersebut mengangkat sisi heroik Kartini yang jarang diketahui oleh orang. "Ini mengangkat sisi heroiknya, namun untuk kenakalan-kenakalannya terlalu didramatisir," imbuhnya.

Penonton lain, Candra mengaku senang setelah melihat film tersebut. Baginya, Kartini menginspirasi dirinya, untuk menjadi perempuan yang mandiri.

"Ya bagus sih memang perempuan harus seperti itu (berjuang). Tapi baru tahu kalau kartini kayak Slengekan gitu saya juga baru tahu," tuturnya.Sementara itu Bella (17) mengaku bangga setelah melihat film tersebut. "Saya suka adegan terakhir, karena buat saya perempuan punya posisi tawar," tandasnya.Sementara itu Hanung Bramantyo dalam sambutannya mengaku berterima kasih akan sambutan dari penonton Jepara. Baginya sosok Kartini merupakan sosok inspiratif. "Untuk kemajuan indonesia bangga memiliki sosok kartini," ucapnya.Terkait setting, Hanung mengakui hal itu. "Maaf bila lokasi tidak mengambil tempat di Jepara. Karena sekarang pendapa sudah menggunakan marmer, tidak bisa saya membongkarnya," tutup Hanung. Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler