Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jepara, Slamet Riyanto berujar update harga tersebut diperoleh dari sejumlah pasar setelah dilakukan pantauan harga pada Minggu lalu. Menurutnya, selama tiga hari, yakni 16-18 Mei, tim yang dikoordinir oleh Bagian Perekonomian Setda Jepara melakukan pantauan ke beberapa pasar yang ada di kabupaten itu.
Tim tersebut, lanjut Slamet, melakukan pantauan ke bagian utara, tengah dan timur Jepara. Setelah diadakan pantauan, harga bawang putih bergerak stagnan pada rentang kisaran tersebut.
"Harga bawang putih di pasaran berada pada kisaran Rp 45 ribu sampai Rp 50 ribu," kata Slamet, Senin (22/5/2017).
Menurutnya, temuan itu akan dikaji oleh tim, apakah penyebab harga bawang putih masih tinggi. Dirinya menduga, tingginya harga komoditas tersebut dikarenakan dua hal, yakni adanya permainan tengkulak atau ketersediaan yang memang terbatas.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



