Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dosen Ilmu falak Hudi mengatakan, praktik tersebut dilakukan untuk mengaplikasikan pembelajaran di kampus. Pada kegiatan tersebut, pengamatan dilakukan menggunakan teleskop manual maupun digital. 

"Ini untuk mempraktikan apa yang didapat dalam bangku kuliah. Kita buktikan apakah hilal (bulan muda) bisa dilihat atau tidak. Pantauan hilal sendiri berguna untuk melihat awal bulan Ramadan, menentukan waktu salat,” ujar Hudi yang juga Wakil Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UNISNU Jepara.

Terkait awal bulan Ramadan, ia mengatakan, pantauan hilal akan dilakukan pada hari Jumat (26/5/2017). Adapun lokasi Pantai Kartini dipilih karena memiliki lokasi yang strategis dan tidak terhalang oleh rintangan apapun termasuk pulau-pulau di sekitarnya. 
Menurut hitung-hitungannya, ketinggian hilal di Pantai Kartini pada 8 derajat 20 menit, pada saat pantauan hilal nanti. Sementara itu seorang mahasiswa jurusan Al Ahwal as Syakhsiyyah Arina Manasika mengungkapkan, latihan tersebut merupakan kesempatan baginya belajar langsung. "Di sini saya bisa mempraktikan ilmu yang saya peroleh dari kuliah," terangnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler