Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Iya untuk izin pertandingan kontra PSIS di Jepara tidak kami berikan. Alasan utamanya adalah kerawanan keamanan. Seperti diketahui antara manajemen dan suporter Persijap kan ada gap (jarak). Maka dari itu kami mengimbau antara manajemen Persijap dan suporter untuk kompak terlebih dahulu serta menjamin adanya keamanan," kata Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho. 

Ia mengatakan, dampak yang ditimbulkan atas kerusuhan antarsuporter silam, berimbas kepada masyarakat. Oleh karenanya, sebelum ada jaminan untuk bisa menjaga kondusifitas keamanan dari manajemen dan suporter pihaknya tidak memberikan izin pertandingan kontra PSIS. 

CEO Persijap Esti Puji Lestari membenarkan hal tersebut. Sedianya Persijap melakoni laga home-away persahabatan melawan tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar. Namun karena tak mengantongi izin bertanding, maka Persijap hanya bisa melakoni satu laga. 

"PSIS menawarkan kepada kami untuk melakoni laga home-away saya setuju, namun karena tak ada izin, akhirnya hanya satu laga yang dilakoni. Rencana laga tersebut akan digelar sebelum puasa tanggal 28 Mei 2017, namun batal," tuturnya, Selasa (30/5/2017). 
Sementara itu tentang izin pertandingan reguler di Liga 2, Esti mengaku tetap akan mendapatkan lampu hijau dari kepolisian. Namun demikian, ada catatan yang harus dipenuhi terlebih dahulu oleh manajemen."Catatannya, kami harus melibatkan kembali unsur suporter kembali. Namun seharusnya tidak boleh ada intervensi terkait hal itu karena kita perusahaan. Karena untung dan rugi kan kita yang menanggung," ungkap Esti. Terkait hal itu, dirinya akan segera melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian. Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler