Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Proses pengerjaannya sudah dimulai sejak Bulan Maret kemarin," ujar Direktur PDAM Jepara Prabowo, Selasa (30/5/2017). 

Lebih lanjut ia mengatakan, dengan luasan sekitar 4 hektare, embung tersebut menelan biaya pembuatan sebesar Rp 22 miliar, dari kantong APBN. Jika selesai, fasilitas itu diperkirakan mampu menampung 130 ribu meter kubik air. 

Setelah selesai dengan pembangunan fisik embung, pada tahun 2018 akan dibangun Instalasi Pengolahan Air (IPA). Fasilitas tersebut akan dapat mengolah air sebesar 100 liter per detik. 

Adapun sumber air dari embung tersebut berasal dari Sungai Bapangan. Setelah selesai dibangun, air dari sungai tersebut akan dialirkan ke fasilitas itu. Nantinya air akan diolah terlebih dahulu. "Dengan fasilitas tersebut, kita bisa menambah sekitar 16 ribu sambungan rumah tangga baru," katanya. 
Prabowo mengatakan, pembuatan embung itu merupakan upaya dari PDAM untuk menyediakan sumber air baku yang nantinya dialirkan kepada pelanggan. Selama ini, katanya, perusahaannya itu bergantung pada penyediaan sumber air dari sumur dalam.Secara ekosistem menurutnya, penyediaan sumber air baku dengan menggunakan sumur dalam kurang ramah lingkungan. Maka dengan itu, pihaknya secara bertahap akan mencoba mengganti ketergantungan terhadap sumur. Meskipun demikian, pihaknya tidak lantas berhenti membangun fasilitas sumur dalam."Masih akan buat sumur dalam, soalnya dari 1,2 juta penduduk baru 20 persen yang terlayani oleh PDAM," tutup Prabowo.Editor : Kholistiono 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler