Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dalam audiensi dengan Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, hadir perwakilan dari Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan Untuk Kesejahteraan (Kompak) serta Seknas Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), Lilis Suryani dan Mardiyana, Rabu (31/5/2017). 

Menurut Lilis Suryani, kegiatan tersebut dimulai pada bulan Mei hingga 16 bulan kedepan. Adapun kelima BPD yang akan jadi laboratorium percontohan di antaranya Desa Mayong Lor, Desa Pancur, Kecamatan Mayong, Desa Menganti, Kecamatan Kedung dan Desa Tegalsambi, KecamatanTahunan. 

Menurut Lilis, pihaknya akan memberikan penguatan pada kerja sesuai tugas dan fungsi BPD. Di samping itu pihaknya bersama Seknas Fitra akan membekali badan tersebut dengan metode pengelolaan anggaran partisipatif, responsif gender dan fungsi pengawasan.

"Sehingga nanti kedepan, peran BPD dan pemerintah desa dapat berjalan sinergis sesuai cita-cita untuk kesejahteraan warganya," tutur dia.

Sementara itu, perwakilan Seknas Fitra Jawa Tengah Mardiyana bertutur kondisi BPD di Jepara cukup variatif. Menurutnya ada dua tipe BPD yang teridentifikasi yakni mereka yang telah berjalan sinergis dengan pemerintah desa namun ada juga yang belum selaras."Beberapa desa BPD nya cukup suportif dan punya pengalaman, namun tak sedikit di antaranya yang belum mengetahui tugas pokok dan fungsinya," tutur dia. Dikatakannya, dengan adanya peningkatan kapasitas pengelola BPD, harapannya masyarakat bisa mengakses anggaran dan kebijakan tata kelola desa.Bupati Jepara Ahmad Marzuqi menyampaikan apresiasinya terhadap langkah tersebut. Ia berharap kehadiran Kompak dan Seknas Fitra dapat mengharmoniskan kerja BPD dan pemerintah desa.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler