Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Perlu diketahui, pada babak pertama, Persijap berhasil unggul terlebih dahulu lewat gol Hendriko, 0-1. Di paruh kedua, tim tuan rumah Sragen FC Pacitan, membalikan keadaan dengan mencetak dua gol lewat kaki Okka. Pertandingan berakhir bagi keunggulan tuan rumah 2-1. 

Kepada MuriaNewsCom, Pelatih Persijap Fernando Sales memaparkan evaluasi pertandingan. Ia mengaku tak senang akan hasil yang dicapai. 

"Di babak pertama kami tampil mengontrol permainan. Banyak kesempatan untuk membuat lebih dari satu gol. Permainan yang mengesankan," ujarnya, via perpesanan multimedia, Minggu malam (12/6/2017). 

Setelah turun minum, Fernando mengaku mengubah komposisi pemain. Ia ingin memberikan kesempatan pada beberapa penghuni bangku cadangan untuk menunjukan kemampuan mereka. 

Hal itu ia lakukan untuk mengevaluasi kinerja tim. Namun sayang, performa yang ditunjukan oleh pemainnya tak seperti babak pertama. 

"Hari ini memberikan perasaan yang beragam pada saya. Babak pertama kami memainkan permainan yang menarik, sangat vertikal, dengan beberapa kombinasi. Babak kedua tim tak menunjukan gairah dan semangat yang sama seperti babak pertama. Dan untuk bermain di Liga 2 harus mempunyai gairah, semangat dan komitmen yang lebih daripada teknik," imbuhnya. 
Terkait hasil tersebut, Fernando mengaku mahfum dengan kritikan, kekecewaan dan kemarahan dari para penggemar akan hasil yang diraih. Dirinya juga merasa tidak senang akan hasil yang diperoleh. "Saya yang pertama tak senang akan hasil yang diperoleh. Saya adalah yang pertama marah terutama kepada diri saya sendiri karena tidak memenangkan pertandingan," lanjut Fernando. Sekembalinya ke Jepara, tim pelatih mengaku tak ada waktu untuk menyesali kekalahan dan mengeluh. Pada Senin (12/6/2017) ia langsung berlatih di Stadion Gelora Bumi Kartini. Terakhir, ia memberikan pujian pada beberapa pemain yang menunjukan permainan bagus saat melawan SFC Pacitan. Di antaranya Adit yang bermain sebagai playmaker, Saddan yang bermain sangat bagus setelah sembuh dari cidera. Pada lini belakang ia memuji penampilan back Sabil dan Rico yang dinilainya sangat solid. "Abrian meskipun terbilang masih anak-anak namun karakternya sangat impresif. Performa yang bagus ditunjukan sebagai tim. Dan sebagian individu menunjukan penampilan yang bagus. Saya tak suka berbicara tentang individu tertentu, namun kali ini beberapa di antaranya menunjukan permainan bola yang bagus," pungkas Fernando.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler