Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepada polisi, ia mengakui perbuatannya. Sejak keluar rumahnya di Desa Prawoto, Sukolilo, Pati Jumadi memang sudah berniat mencuri, hal itu diperkuat dengan dua tang berukuran besar dan kecil serta sebuah obeng yang ia bawa di dalam tas bawaannya. "Iya pak saya mengakui memang mencuri kotak amal itu," ujarnya, Sabtu (17/6/2017).
Dirinya juga mengakui, bukan kali ini saja melakukan aksinya. Di rumahnya, ia juga sempat menggondol uang dalam kotak amal masjid. Namun untung baginya, aksinya itu tidak dipergoki oleh orang, ia bebas melenggang. "Itu (uang curian) untuk berobat mertua saya, sungguh," katanya.
Kapolsek Kedung AKP Sukarmo menyebut, pada saat hendak melakukan aksinya warga sekitar memang sudah curiga dengan gerik Jumadi. Namun, mereka tak segera menangkapnya, sampai tersangka mengeluarkan sebuah tang berukuran besar dan membobol kotak amal.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



