Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepada penyidik, ia mengaku sudah lima kali mencuri di RSUD Kartini. Selain itu ia juga melancarkan aksinya di Demak dua kali, Kudus tiga kali dan RSI Sultan Hadlirin Jepara dua kali. 

Kapolsek Jepara Kota AKP Sriyono menyebut, modus yang dilakukan tersangka adalah dengan pura-pura menjadi keluarga pasien. "Dia masuk ke rumah sakit pukul 23.00 sampai pukul 04.00 WIB. Menyaru jadi keluarga pasien, ia lantas memanfaatkan keadaan untuk mencuri handphone," kata dia, Selasa (20/6/2017). 

Dari tangan tersangka disita enam buah handphone pintar dan sebuah televisi layar datar.
Kapolsek menyatakan, tersangka sudah mencuri selama setahun belakangan. Agar tak dicurigai, Soleh melancarkan aksinya secara berpindah-pindah agar tak dicurigai.  Sial baginya, saat beroperasi di RSUD Kartini ia tertangkap. Hal itu diketahui, saat ia menitipkan motornya di parkiran. Petugas yang curiga, kemudian menantinya sampai mengambil kendaraannya di siang hari."Ia ditangkap pada Senin siang. Kami memaksimalkan fungsi pengamanan internal rumah sakit dan Bhabinkamtibmas, kami sudah curiga sebelumnya. Ternyata benar, tersangka kembali dan hendak mengambil motornya. Dari situ dia kami tangkap," imbuh Sriyono.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler