Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Hari ini memang BBM di Karimunjawa langka dan mulai kehabisan. Itu karena truk tangki yang harusnya memuat BBM masih tertahan di Jepara tidak bisa menyeberang karena Kapal Siginjai mengalami kerusakan," ujar Budi Krisnanto, Rabu (19/7/2017). 

Ia menjelaskan, kapal tanker pengangkut BBM dari Semarang telah berada di Dermaga Karimunjawa. Namun, yang menjadi persoalan truk tangki sebagai pendistribusi antara kapal dengan stasiun pengisian bahan bakar umum belum menyeberang dari Jepara. 

Hal itu memaksa warga menunggu hingga hari Jumat, ketika Kapal Siginjai selesai diperbaiki. 
Kabag Perekonomian Setda Jepara Adi Nugroho membenarkan hal itu. Ia mengatakan, opsi untuk mengangkut BBM dengan menggunakan drum tidak direkomendasikan, karena alasan keamanan. "Mobil untuk bawa BBM dari kapal tanker ke darat tidak bisa menyeberang karena Siginjai sedang rusak. Konfirmasi dari Pertamina baru bisa jalan hari Jumat ini. Kalau pakai drum didistribusikan dengan mobil biasa tidak dipilih karena tidak aman," ungkap dia. Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler