Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal itu disampaikan Budiarto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jepara, Rabu (26/7/2017). Menurutnya, saat ini dalam proses pengerjaan. 

"Ya akan dilebarkan, trotoar akan kita jadikan jalan aspal, sementara saluran terbuka akan kita tutup dijadikan trotoar. Fasilitas pejalan kaki itu akan dibentuk seperti city walk  di Bandung dari Tugu Kartini sampai didepan Masjid Agung," ujarnya. 

Rencana awal, pembuatan fasilitas city walk dimulai dari sekitar Gedung DPRD Jepara. Namun mengingat biaya yang besar, rencana awal itu ditangguhkan dan akan dilaksanakan secara bertahap.

Adapun, untuk pembangunan fasilitas tersebut menggunakan anggaran daerah Jepara."Itu menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jepara. Nilainya saya tidak hafal betul, namun sekitar tujuh hingga delapan miliar. Rencana awal dibuat dari depan DPRD Jepara, namun anggarannya terlalu besar sekitar Rp 40 miliar. Akhirnya kita dahulukan yang ini," jelas Budi. Disinggung mengenai  nasib pohon yang ada di trotoar, ia mengatakan akan ada penebangan. Namun demikian, Budi berujar akan mempertahankan pohon peneduh jika masih memungkinkan. Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler